Pengumuman dan Permohonan Maaf

Sunday, July 17, 2011

Hukum Istri Suudzon Kepada Suami

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين, والصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :

Hukum Istri Suudzon Kepada SuamiPeranyaan : Apa hukumnya seorang istri suudzon pada suami?

Is Yud, Malang

Jawaban : Bismillah, segala puji bagi Allah, selawat serta salam atas Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam-

Hukum berburuk sangka atas suami adalah haram. begitu juga sebaliknya. jika Allah telah mengharamkan berburuk sangka antar sesama, maka lebih utama lagi untuk menjadikan haram akan buruk sangka antara suami dan istri. Allah berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." (QS Al-Hujurat : 12)

wabillahi at-taufiq

Kunjungi Artikel Islami [Dot] Com melalui ponsel anda dialamat : m.artikelislami.com

4 komentar:

Anonymous said...

apabila istri memfitnah suami?
apa yang bisa dilakukan suami atas hal tersebut..

Anonymous said...

Kasih nasehat..., mediasi...., apabila tidak berubah didiamkan..., pisah ranjang...., kagak sadar juga...,

jalan terakhir pisah.....

Anonymous said...

Jika suami sering tidak sholat, jika diingatkan cenderung marah. sering suudzon terhadap istri, diingatkan malah menganggap istri tidak mengerti keadaan suami dan marah jika istri mengingatkan dengan membawa hadist atau ayat al quran. Apa yg harus dilakkukan oleh istri?

herizal alwi said...

Sikap-sikap seperti ini biasanya muncul karena kita sering terburu-buru berprasangka terhadap suatu perkara yang belum jelas. Atau kalaupun sudah jelas perkara tersebut, kita kurang bijaksana dalam mensikapinya, ini tertera dalam surah / surat : Yunus Ayat : 36

wamaa yattabi'u aktsaruhum illaa zhannan inna alzhzhanna laa yughnii mina alhaqqi syay-an inna allaaha 'aliimun bimaa yaf'aluuna

36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran []. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

[] Sesuatu yang diperoleh dengan prasangkaan sama sekali tidak bisa mengantikan sesuatu yang diperoleh dengan keyakinan.. Maka yang muncul kemudian emosi, marah, mau menang sendiri, dan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.

Post a Comment